Jumat, 29 November 2013

Pengaruh Jaringan Sosial Media

Seperti yang diketahui jaringan sosial media saat ini ,sangat marak digunakan oleh semua kalangan ,khususnya kalangan remaja. Jaringan sosial ini mempunyai dampak negatif dan positif yang perlu diketahui oleh pengguna. Pada saat ini banyak situs- situs jaringan sosial yang telah banyak diinternet, dan tentunya hal ini akan menimbulkan dampak bagi penggunya di kehidupan sehari – hari.

Jaringan sosial media yang sering digunakan antara lain :
1.Facebook
2.Twitter
3. Path
4. dll

Dampak negatif yang ditibulkan jaringan media sosial :

1. Seorang pelajar biasanya akan menjadi lebih malas belajar
Jaringan media  sosial juga bisa membuat seseorang kecanduan, termasuk pelajar. Biasanya pelajar yang kecanduan dengan jejaring sosial akan lebih malas belajar karena keinginannya untuk terus menggunakan jaringan media sosial tersebut.

2. Bahaya kejahatan
Artinya bukan tidak mungkin terdapat orang jahat yang menggunakan jaringan media sosial. Karena jaringan media  sosial juga bisa digunakan oleh mereka sebagai tempat mencari target.
Salah satu kasus yang sering terjadi adalah penculikan oleh orang yang dikenal dari jaringan media sosial.

3. Bahaya  penipuan 
Tidak sedikit kasus penipuan yang terjadi di jaringan media sosial. Artinya jaringan media sosial juga bisa menjadi tempat promosi bagi para penipu yang sedang mencari korban. Jadi, anda tidak boleh langsung percaya jika seseorang yang tidak dikenal menawarkan suatu barang, jasa, dll

4. Tidak semua pengguna jaringan media sosial bersifat baik dan sopan
 Artinya tidak sedikit pengguna jaringan media sosial yang mungkin bersifat kasar/tidak sopan, hal ini jelas sangat berbahaya untuk anak-anak. Karena bukan tidak mungkin mereka meniru kata-kata atau kalimat yang tidak sopan dan tentunya tidak patut mereka tiru.

5. Mengganggu kehidupan
Mengapa saya katakan mengganggu kehidupan ? Karena jaringan media sosial bisa mengurangi komunikasi anda dengan dunia nyata seperti orang sekitar, lingkungan, dan yang lainnya. Hal ini disebabkan oleh kegiatan anda yang terlalu lama menghabiskan waktu di jaringan media  sosial.


Dampak posiitif menggunakan jaringan media sosial :

1. Tempat promosi
Melihat banyaknya pengguna Jaringan media sosial, tidak salah jika anda menjadikan jaringan media sosial menjadi salah satu tempat promosi terbaik untuk produk/jasa anda.

2. Tempat untuk memperluas pertemanan
Banyak pengguna jaringan media sosial yang bisa anda jumpai sehingga bukanlah hal yang sulit untuk mendapatkan banyak teman di jaringan media sosial.

3. Sebagai media komunikasi
Jaringan media  sosial tentunya juga bisa anda gunakan sebagai media komunikasi yang sangat bagus untuk berkomunikasi dengan orang dalam negeri maupun luar negeri.

4. Tempat untuk berbagi
Jika anda ingin membagikan foto-foto anda, informasi, dan lain-lain, jaringan media sosial bisa menjadi salah satu tempat terbaik untuk anda berbagi, karena hal-hal yang anda bagikan bisa langsung dilihat oleh teman-teman anda di jaringan media sosial.

5. Tempat mencari informasi
Banyaknya pengguna jaringan media sosial yang mempunyai berbagai pekerjaan, hobi, kemampuan, dan lain-lain. Maka tidak ada salahnya jika anda mencari informasi dengan menggunakan jaringan media sosial. Baik itu melalui grup, teman, ataupun yang lainnya.


Itulah dampak negatif dan positif jaringan media sosial yang sering digunakan. Bila terdapat kekurangan mohon maaf . :D

Perkembangan Telematika

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi pada saat ini tidak dapat dilepaskan dari telematika. Perkembangan yang begitu pesat telah banyak mempengaruhi banyak aspek kehidupan di masyarakat, antara lain dalam perkembangannya.Teknologi yang ada sekarang dengan kecepatan dan jangkauan transmisi energi elektromagnetik ,sehingga dengan jumlah besar informasi dapar ditranmisikan dengan jangkauan ,sesuai dengan keperluan sampai dengan seleuruh dunia menggunakannya .
Telematika dapat digunakan dalam berbagai bentuk,hal ini merupakan aplikasi yang sudah berkembang . Semua kegiatan sudah dapat menggunakan telematika sebagai penunjang kinerja usaha semua dalam sektor, sosial,ekonomi , dan budaya.

Dapat kita lihat pada bentuk telematika :

1. E-gonverment
E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Dengan e-goverment, pemerintah dapat menjalankan fungsinya melalui sarana internet yang tujuannya adalah memberi pelayanan kepada publik secara transparan sekaligus lebih mudah, dan dapat diakses (dibaca) oleh komputer dari mana saja. E-goverment juga dimaksudkan untuk peningkatan interaksi, tidak hanya antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga antar sesama unsur pemerintah dalam lingkup nasional, bahkan  intrernasional. Pemerintahan tingkat provinsi sampai kabupaten kota, telah memiliki situs secara online. Contoh Aplikasinya adalah Layanan Kependudukan, Catatan Sipil, SIM, dll Pendidikan : E-Learning, Informasi Akademik, Pendaftaran Online, dll

2. E-commerce
E-commerce merupakan proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Mulai dari memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, mengirim dokumen, samapi membuat claim. Contoh Aplikasinya adalah toko online, baik itu toko buku, pabrik, kantor, dan bank (e-banking). Dan juga sudah banyak bank yang melakukan transaksi melalui mobile phone, ATM (Automatic Teller Machine – Anjungan Tunai Mandiri) , bahkan membeli pulsa.

3. E-learning
Di Indonesia sudah berkembang pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (distance learning) dengan media internet berbasis web atau situs. Kenyataan tersebut dapat dimungkinkan dengan adanya tekhnologi telematika, yang dapat menghubungkan guru dengan muridnya, dan mahasiswa dengan dosennya. Melihat hasil perolehan belajar berupa nilai secara online, mengecek jadwal kuliah, dan mengirim naskah tugas pun dapat dilakukan secara online baik lewat blog masing-masing maupun lewat situs kampus.
Peranan web kampus atau sekolah termasuk cukup sentral dalam kegiatan pembelajaran ini. Selain itu, web bernuansa pendidikan non-institusi, perpustakaan online, dan interaksi dalam group, juga sangatlah mendukung. Selain murid atau mahasiswa, portal e-learning dapat diakses oleh siapapun yang memerlukan tanpa memandang usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya. Hampir seluruh kampus di Indonesia, dan beberapa Sekolah Menegah Atas (SMA), telah memiliki web. Di DKI Jakarta, proses perencanaan pembelajaran dan penilaian sudah melalui sarana internet yang dikenal sebagai Sistem Administrasi Sekolah (SAS) DKI, dan ratusan web yang menyediakan modul-modul belajar, bahan kuliah, dan hasil penelitian tersebar di dunia internet sealin itu biasanya web-web kampus/sekolah memiliki perpustakaan elektronik yang berisi arsip-arsip/ referensi-referensi buku yang dibutuhkan oleh mahasiswa, sehingga mereka dapat mengaksesnya dengan mudah.

4.  Ensiklopedia
Sebagian perusahan yang menjajakan ensiklopedia saat ini telah mulai bereksperimen menggunakan CD ROM untuk menampung ensiklopedia sehingga diharapkan ensiklopedia di masa mendatang tidak hanya berisi tulisan dan gambar saja, tapi juga video, audio, tulisan dan gambar, dan bahkan gerakan. Dan data informasi yang terkandung dalam ensklopedia juga telah mulai tersedia di internet. Sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan maka data dan informasi yang terkandung dalam ensiklopedi elektronik dapat diperbaharui.

5.  Video Telenconference
Keberadaan teknologi ini memungkinkan siswa atau mahasiswa dari seluruh dunia untuk dapat berkenalan, saling mengenal bangsa di dunia. Teknologi ini dapat digunakan sebagai sarana diskusi, simulasi dan dapat digunakan untuk bermain peran pada kegiatan pembelajaran yang berfungsi menumbuhkan kepercayaan diri dan kerjasama yang bersifat sosial.  Banyak faktor yang mempengaruhi dilaksanakan atau tidaknya potensi teknologi telematika. Faktor utama, menurut Miarso (2004) adalah adanya komitmen politik dari para pengambil kebijakan dan ketersediaan para tenaga terampil.

6.  Buku Elektronik
Buku elektronik atau e-book adalah salah satu teknologi yang memanfaatkan komputer untuk menayangkan informasi multimedia dalam bentuk yang ringkas dan dinamis. Dalam sebuah e-book dapat diintegrasikan tayangan suara, grafik, gambar, animasi, maupun movie sehingga informasi yang disajikan lebih kaya dibandingkan dengan buku konvensional. Jenis e-book paling sederhana adalah yang sekedar memindahkan buku konvensional menjadi bentuk elektronik yang ditayangkan oleh komputer. Dengan teknologi ini, ratusan buku dapat disimpan dalam satu keping CD atau compact disk (kapasitas sekitar 700MB), DVD atau digital versatile disk (kapasitas 4,7 sampai 8,5 GB) maupun flashdisk (saat ini kapasitas yang tersedia sampai 16 GB). Bentuk yang lebih kompleks dan memerlukan rancangan yang lebih cermat misalnya pada Microsoft Encarta dan Encyclopedia Britannica yang merupakan ensiklopedi dalam format multimedia. Format multimedia memungkinkan e-bookmenyediakan tidak saja informasi tertulis tetapi juga suara, gambar, movie dan unsur multimedia lainnya. Penjelasan tentang satu jenis musik misalnya, dapat disertai dengan cuplikan suara jenis musik tersebut sehingga pengguna dapat dengan jelas memahami apa yang dimaksud oleh penyaji.

7.  Aplikasi Keselamatan dan Keamanan : SOS, Kontrol Jarak Jauh, Tracking Otomatis, dll.

8.   Navigasi : informasi Trafiki, Cuaca, GPS, dll

9.   Komunikasi : Handfree, SMS dan MMS, Video Call, dll


Pada bentuk diatas dapat kita lihat ,bagaiman penggunakan telematika yang sangat pesat . khususnya pada bentuk navigasi serta komunikasi .

Sabtu, 19 Oktober 2013

Pengantar Telematika

·       Sejarah Telematika
   Istilah telematika pertama kali digunakan pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya L’informatisation de la Societe. Istilah telematika ini berasal dari kata dalam Bahasa Perancis yaitu ”telematique”, yang merupakan gabungan dari dua kata yaitu telekomunikasi dan informatika. Dua kata tersebut memiliki arti sebagai berikut :

   Telekomonikasi : Teknik pengiriman pesan dari suatu tempat ke tempat lain yang berlangsung secara dua arah serta mencakup semua bentuk komunikasi jarak jauh.
  Sedangkan informatika : Struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi.Contoh salah satu nya adalah internet.


Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai {the new hybrid technology} yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.

·       Definisi Telematika
Istilah telematika yang berasal dari kata dalam bahasa Perancis telematique merupakan gabungan dua kata: telekomunikasi dan informatika. Jadi pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang termasuk dalam telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data.

Telekomunikasi mempunyai pengertian sebagai teknik pengiriman pesan, dari suatu tempat ke tempat lain, dan biasanya berlangsung secara dua arah. ‘Telekomunikasi’ mencakup semua bentuk komunikasi jarak jauh, termasuk radio, telegraf/ telex, televisi, telepon, fax, dan komunikasi data melalui jaringan komputer. Sedangkan pengertian Informatika) mencakup struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi.

·       Bidang – bidang yang terkait dengan telematika
-   Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
-        Umumnya , istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
-        Secara singkat,  istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics)

·       Peralatan yang mendukung
Telematika terfokus pada aspek yang terkait dengan system informasi dan sistem komunikasi, khususnya yang diselenggarakan dengan sistem elektronik, dengan tetap memperhatikan esensi dari komponen-komponen dalam sistem tersebut, mencakup:
-        Hardware
-        Software
-        User
-        Brainware
-        Dan juga informasi

·       Keuntungan dan Kerugian
-     Kerugian : Dampak yang pasti adalah akan terjadinya perubahan minat bekerja yang lebih efisien dalam arti benefit to cost ratio, efektif dalam arti kualitas produk, jasa, dan pemerataan distribusi produk jasa kepada masyarakat.

-     Keuntungan : Secara keseluruhan Telematika memiliki peran yang dapat menguntungkan kita sebagai pengguna. Berdasarkan perkembangan telematika, telematika di Indonesia memiliki tiga peran pokok, antara lain :
Ø Waktu yang tidak produktif menjadi lebih produktif.
Ø Penghematan transportasi dan bahan bakar.
Ø Mengoptimalkan proses pembangunan.
Ø Meningkatkan Pendapatan
Ø Pemersatu bangsa

Refrensi :
http://gudangarsip.blogspot.com/2008/05/sejarah-telematika.html (diakses 20 okt 2013)
www.law.ui.ac.is/lama/telematika/index.html




Selasa, 14 Mei 2013

Tanaman Anggrek




Data Penulis :
Judul                  : Budi Daya Tanaman Anggrek
Penulis               : Hadi
Editor                 : Larasati
Penerbit             : http://www.deptan.go.id/ditlinhorti/
No./Tanggal        : - / 23/11/2005
No.Halaman        : -
Tema                 : Tanaman Anggrek

Ringkasan :
Secara alami anggrek (Famili Orchidaceae) hidup epifit pada pohon dan ranting-ranting tanaman lain, namun dalam pertumbuhannya anggrek dapat ditumbuhkan dalam pot yang diisi media tertentu. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman, seperti faktor lingkungan, antara lain sinar matahari, kelembaban dan temperatur serta pemeliharaan seperti : pemupukan, penyiraman serta pengendalian OPT.
Pada umumnya anggrek-anggrek yang dibudidayakan memerlukan temperatur 28 + 2° C dengan temperatur minimum 15° C. Anggrek tanah pada umumnya lebih tahan panas dari pada anggrek pot. Tetapi temperatur yang tinggi dapat menyebabkan dehidrasi yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman.
Kelembaban nisbi (RH) yang diperlukan untuk anggrek berkisar antara 60–85%. Fungsi kelembaban yang tinggi bagi tanaman antara lain untuk menghindari penguapan yang terlalu tinggi. Pada malam hari kelembaban dijaga agar tidak terlalu tinggi, karena dapat mengakibatkan busuk akar pada tunas-tunas muda. Oleh karena itu diusahakan agar media dalam pot jangan terlampau basah. Sedangkan kelembaban yang sangat rendah pada siang hari dapat diatasi dengan cara pemberian semprotan kabut (mist) di sekitar tempat pertanaman dengan bantuan sprayer.
Berdasarakan pola pertumbuhannya, tanaman anggrek dibedakan menjadi dua tipe yaitu, simpodial dan monopodial. Anggrek tipe simpodial adalah anggrek yang tidak memiliki batang utama, bunga ke luar dari ujung batang dan berbunga kembali dari anak tanaman yang tumbuh. Kecuali pada anggrek jenis Dendrobium sp. yang dapat mengeluarkan tangkai bunga baru di sisi-sisi batangnya. Contoh dari anggrek tipe simpodial antara lain :Dendrobium sp., Cattleya sp., Oncidium sp. dan Cymbidium sp. Anggrek tipe simpodial pada umumnya bersifat epifit.
Anggrek tipe monopodial adalah anggrek yang dicirikan oleh titik tumbuh yang terdapat di ujung batang, pertumbuhannnya lurus ke atas pada satu batang. Bunga ke luar dari sisi batang di antara dua ketiak daun. Contoh anggrek tipe monopodial antara lain : Vanda sp., Arachnis sp., Renanthera sp., Phalaenopsis sp., danAranthera sp.

Kelebihan :
Setiap artikel pastilah mempunyai suatu kelebihan tersendiri,yaitu memberikan informasi tentang tanaman anggrek,bagaimana kita merawat tanaman tersebut dan jenis tanaman anggrek . Pada artikel ini penulis mencaoba menyampaikan tepi anggrek dan juga pada cuaca seperti apa tanaman anggrek dapat hidup.
Kekurangan :
Pada artikel diatas terlihat informasi yang ingin disampaikan oleh penulis kurang detail dan banyak informasi,baha yang digunakan masih kurang dapat dimengerti oleh pembaca.
Pendapat akhir :
Artikel ini semoga dapat memberikan manfaat bagi pembacanya ,dan dapat menjadi masukan khususnya kepada pencinta tanaman anggrek.

Penulis mohon maaf bila terdapat kesalahan dalam menilai ,dan penulisannya. :D

Jumat, 12 April 2013

Membuat Makalah

Makalah Tanaman Anggrek

Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “Makalah Tanaman Anggrek”.
Makalah ini berisikan tentang informasi jenis-jenis tanaman anggrek,penyakit yang biasanya menyerang tanaman anggrek,cara merawat tanaman anggrek,dan lain sebagainya.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.


Jakarta ,11 april 2013

DAFTAR ISI
Kata Pengantar
Daftar isi
BAB 1 Pendahuluan
1.1  Latar Belakang Masalah............................................................................................1
1.2  Perumusan Masalah...................................................................................................1
1.3  Tujuan Penulisan........................................................................................................1
1.4  Manfaat Penulisan......................................................................................................1

BAB 2 Pembahasan
2.1 Manfaat Tanaman Anggrek.........................................................................................2-3
2.2 Penyakit Pada Tanaman Anggrek................................................................................3-4
2.3 Cara Merawat Tanaman Anggrek................................................................................4-5
BAB 3 Penutup
3.1 Kesimpulan..................................................................................................................6
3.2 Saran...........................................................................................................................6
Daftar Pustaka



 BAB 1
Pendahuluan

1.1. Latar Belakang
           Bunga adalah salah satu komponen aspek estetika yang merupakan bagian dari hidup manusia. Bagi para penggemar tanaman bunga, keberhasilan dalam budidaya memberikan suatu kepuasan dan kebanggaan tersendiri.
           Bunga anggrek adalah bunga yang indah dan banyak kita jumpai di Indonesia. Diperkirakan ada sekitar 6000 jenis anggrek yang ditemukan di kepulauan Nusantara ini. Anggrek dalam penggolongan taksonominya termasuk dalam famili Orchidaceae.
           Dahulu anggrek hanya dikenal sebagai bunga yang berwarna ungu, akan tetapi pada perkembangannya anggrek merupakan famili yang lebih bervariasi dan sulit dibahas satu per satu karena masing – masing jenis mempunyai karateristik yang berbeda-beda.

1.2. Perumusan  Masalah
            Sebagaimana telah diuraikan diatas, untuk lebih mengetahui jenis-jenis anggrek yang ada di Indonesia dan bagaimana cara pemeliharaan serta penanggulangan dari penyakit dan hama, diperlukan suatu media untuk menginformasikan hal-hal yang berkaitan dengan tanaman anggrek.
             Membentuk suatu makalah Tanaman Anggrek  yang dapat memberikan informasi yang berguna bagi para pecinta anggrek maupun para penggemar tanaman hias.

1.3. Tujuan Penulisan
             Penulisan makala Tanaman Anggrek ini dimaksudkan untuk dapat lebih memudahkan pemberian informasi  yang berkaitan dengan anggrek seperti jenis-jenis anggrek,cara perawatan,penyakit yang sering menyerang tanaman anggrek,selain itu untuk memberitahukan kepada masyarakat luas tentang tanaman anggrek yang ada di Indonesia dan nilai positif dari tanaman anggrek itu sendiri.



BAB 2
Pembahasan
2.1 Manfaat Tanaman Anggrek

1.         Anggrek Sebagai Tanaman Hias
Anggrek dikenal sebagai tanaman hias populer yang dimanfaatkan bunganya. Bunga anggrek sangat indah dan variasinya luar biasanya banyaknya hampir tidak terbatas. Anggrek biasa dijual sebagai tanaman pot maupun sebagai bunga potong. Indonesia memiliki kekayaan jenis anggrek yang sangat tinggi, terutama anggrek epifit yang hidup di pohon-pohon hutan, dari Sumatera hingga Papua. Anggrek bulan adalah bunga pesona bangsa Indonesia. Anggrek juga menjadi bunga nasional Singapura dan Thailand.
2. Anggrek Sebagai Simbol dan Aroma Pengharum
Anggrek sering dipergunakan sebagai simbol dari rasa cinta, kemewahan, dan keindahan selama berabad-abad. Bangsa Yunani menggunakan anggrek sebagai simbol kejantanan, sementara bangsaTiongkok pada zaman dahulu kala mempercayai bahwa anggrek sebagai tanaman yang mengeluarkan aroma harum dari tubuh Kaisar Tiongkok.
Penggunaannya pun meluas sampai menjadi bahan ramu-ramuan dan bahkan sempat dipercaya sebagai bahan baku utama pembuatan ramuan-ramuan cinta pada masa tertentu. Ketika anggrek muncul dalam mimpi seseorang, hal ini dipercaya sebagai simbol representasi dari kebutuhan yang mendalam akan kelembuatan, romantisme, dan kesetiaan dalam suatu hubungan
3. Anggrek Sebagai Tanaman Obat Herbal
Pada beberapa abad yang lalu, anggrek mempunyai peran penting dalam pengembangan tehnik pengobatan herbal yang menggunakan bahan dari tumbuh-tumbuhan.
Penggunaan obat tradisional dengan bahan tanaman Anggrek telah digunakan dalam pengobatan tradisional dalam upaya untuk mengobati banyak penyakit. Mereka telah digunakan sebagai sumber obat herbal di Cina sejak 2800 SM. Gastrodia elata adalah salah satu spesies anggrek dari genus Gastrodia adalah salah satu dari tiga jenis anggrek yang tercantum dalam Materia Medica yang pertama dikenal di Cina sebagai jenis anggrek yang digunakan untuk pengobatan(Shennon bencaojing) .
4. Anggrek Sebagai Bahan Makanan
Vanili (Vanilla planifolia) adalah merupakan anggota suku anggrek-anggrekan. Tumbuhan ini dimanfaatkan buahnya untuk penyedap pada kue, untuk pembuatanparfum dan aromaterapi .
Umbi bawah tanah dari anggrek terestrial Orchis mascula yang sudah dijadikan bubuk dapat dijadikan campuran bumbu untuk memasak.

2.2 Penyakit pada Tanaman Anggrek

1.PENYAKIT BULUK
Cendawan Penicillium sp. Sering terdapat di dalam media “kultur” (botol persemaian biji anggrek). Spora cendawan ini terbawa oleh biji anggrek atau tutup botol yang tidak steril.
Gejala : Cendawan lembut, putih seperti kapas. Kemudian warnanya menghijau. Kalau cendawan ini terlalu banyak, biji anggrek tidak mampu berkecambah dan persemaian dalam botol akan gagal. Kecambah yang telah tumbuh kalau diserang cendawan akan layu dan mati.
Penaggulangan : Pada awal serangan : Media agar dan cendawan dikeluarkan dari botol. Lalu botol diisi larutan fungisida misalnya Benlate, selama beberapa menit. Fungisida dikeluarkan dan botol ditutup lagi. Semuanya dikerjakan dalam keadaan steril. Kalau kecambah anggrek terlanjur besar segera dikeluarkan dari botol dan dicuci bersih dalam larutan fungisida. Kecambah ini lantas ditanam dalam pot bersama (kompot).
2. PENYAKIT REBAH
Penyakit Rebah Kecambah. Juga penyakit anggrek semasa masih dalam persemaian. Penyebabnya cendawan Pythium ultimum atau Rhizoctonia solani. Penyebaran penyakit ini melalui air.
Gejala : Semula berupa bercak kecil, bening pada permukaan daun. Lalu melebar, menulari ke atas sampai titik tumbuh pada tunas serta ke bawah hingga ke ujung akar. Kecambah anggrek akan membusuk dan mati.
Penanggulangan : Bibit yang sakit sebaiknya segera dibuang, kalau perlu dibakar biar musnah. Pot dan kumpulan kecambah dikeringkan dan disemprot fungisida.
3. PENYAKIT BERCAK COKLAT
Penyakit pada persemaian anggrek, oleh bakteri Pseudomonas cattleya. Kecambah jenis Phalaenopsis sangat peka terhadap bakteri ini, terutama pada cuaca sangat lembab. Infeksi melalui daun basah, atau di bekas luka pada daun. Sentuhan daun yang sakit pada daun yang sehat sudah cukup untuk menularkan bakteri ini.
Gejala : Bercak kecil, benin pada pucuk daun. Dalam beberapa hari saja sudah meluas ke seluruh kompot. Daun kecambah anggrek menjadi lunak dan mati. Penyakit ini sangat ganas, karena mematikan dan sangat cepat menular.
Penanggulangan : Sangat sulit membasmi bercak cokelat. Pada awal serangan, daun yang sakit segera dipotong dan dibakar. Gunakan pisau / guntin steril. Pada serangan yang parah, tidak ada jalan lain kecuali memusnahkan seluruh kecambah anggrek.

2.3 Cara Merawat Tanaman Anggrek
Merawat bunga anggrek bagi sebagian orang yang menggemarinya merupakan hal yang menyenangkan, berinteraksi dengan bunga yang sedap dipandang mata tentu akan membuat rileks penikmatnya. Beberapa  poin di bawah ini kiranya dapat sobat terapkan pada tanaman anggrek kesayangan agar semakin indah dan tidak mudah layu:
  •       Lokasi, suhu dan kelembaban

Bunga anggrek merupakan bunga yang mudah berkembang di dataran tinggi, meskipun sebagian juga dapat berkembang baik di dataran rendah dengan perawatan, kondisi suhu yang baik berkisar 15 – 35 derajat Celcius (suhu optimum 21 derajat Celcius) dengan sirkulasi udara yang baik dan kelembaban udara berkisar 65 – 70 %

  •  Cahaya matahari

Secara umum tanaman anggrek pantang kena sinar matahari langsung (meski untuk jenis tertentu ada yang memerlukan sinar matahari langsung) tetapi masih toleran terhadap sinar matahari pagi (antara jam 7 – 9 pagi)

  •  Penyiraman

Penyiraman cukup dilakukan sekali saja dalam sehari.
·       
  •        Pemupukan

Pemupukan penting untuk dilakukan agar dapat membuatnya rajin berbunga. Pupuk yang tepat pada anggrek adalah pilih pupuk cair (pupuk daun)
·         
  •        Media tanam

Media tanam yang baik adalah yang tidak cepat lapuk, memudahkan akar menempel, berongga (porous) untuk sirkulasi udara, dapat menyimpan zat hara, serta tidak mudah menjadi sumber penyakit
·       
  •             Pot

Pot bisa terbuat dari tanah atau plastik. Kelebihan pot tanah adalah lebih bisa menyimpan air, sedangkan pot plastik tidak.


BAB 3
Penutup
3.1 Kesimpulan
Tanaman anggrek merupakan tanaman banyak penggemarnya dan mudah ditemukan di daerah Indonesia karena di Indonesia banyak berkembang karena beriklim tropic dan terdapat tempat-tempatseperti lembah – lembah dan lereng yang terbuka, batu – batu karang terjal. Adapun kesulitan memeliharanya dalam penyiramannnya karena kalu tidak dengan aturan yang pas maka dapat menyebabkan perkembangan hama dan bakteri. Oleh sebab itu dalam pemeliharaan kita harus berhati-hati melaksanakan segala aturanya.
3.2 Saran
Dalam membudidayakan tanaman anggrek petani anggrek hendaknya lebih memperhatikan cara perawatan tanaman agar anggrek bias tumbuh dengan baik.


Daftar Pustaka
Darmono, Dyah widiastoety.2005. Agar Anggrek Rajin Berbunga. Jakarta : Penebar Swadaya
Darmono, Dyah widiastoety.2005. Permasalahan Aggrek Dan Solusinya. Jakarta : Penebar Swadaya
www. Google com.2010. Budi Daya Tanaman Anggrek. Diakses tanggal 14 Agustus
http://padmaikha.blogspot.com/2010/08/makalah-sma-x-tanaman-anggrek.html




Rabu, 27 Maret 2013

Ejaan yang salah dalam artikel

Contoh diambil dari kompas.com

Bos Nvidia Kecewa pada Windows RT

KOMPAS.com - Windows RT ternyata mengecewakan. Itulah pendapat CEO Nvidia Jen-Hsun Huang yang diutarakan ketika dia sedang berbicara dengan analis dalam konferensi developer Nvidia.

Dia [1]
merujuk pada penjualan produk-produk tablet berbasis sistem operasi tersebut -di antaranya Microsoft Surface RT dan Asus Vivo Tab RT- yang disebutnya tak terlalu menggembirakan.

"Windows RT mengecewakan buat kami karena penjualan perangkatnya tak setinggi yang diharapkan," ujar Huang, seperti dikutip dari Cnet. "Semua orang berharap bisa menjual lebih banyak dari yang sebenarnya terjadi."

Nvidia adalah produsen chip Tegra berbasis ARM yang produk-produknya dipakai di sejumlah perangkat mobile, termasuk dua tablet Windows RT yang disebut di atas.

Windows RT, sementara itu, adalah sistem operasi tablet  [2]besutan  Microsoft yang hanya bisa dijalankan oleh chip berbasis ARM seperti Tegra dari NVIDIA. Meskipun mengusung tampilan mirip WIndows 8, Windows RT tak dapat menjalankan aplikasi-aplikasi Windows biasa.

Huang melanjutkan, pertanyaan berikutnya adalah seberapa pentingkah Windows RT buat Microsoft. Dia juga mempertanyakan komitmen Microsoft dalam mendukung pengembangan Windows RT. 

Dua hal ini, menurutnya, sangat penting untuk perusahaan-perusahaan yang memproduksi chip ARM untuk Windows RT seperti Nvidia sendiri.

Meski demikian, Huang menyatakan bahwa Microsoft kemungkinan bakal berhasil "memperbaiki" Windows RT dan memberinya "posisi bagus" di pasaran. Salah satu cara untuk mewujudkan hal ini, menurut dia, adalah dengan menyertakan software klien email Microsoft Outlook dalam OS Windows RT.

"Saya yakin jutaan konsumen sedang menanti PC yang[3]
mungil dan tipis serta kompatibel dengan Outlook," ujar Huang.



Penulis mohon maaf bila terdapat kesalahan dalam menganalisis ejaan yang salah.

Senin, 14 Januari 2013

Karangan Ilmiah


Hari ini saya akan membahas tentang Karangan Ilmiah  ,yang akan saya bahas yaitu pengertian ,ciri-ciri,dan macam-macam,tahap pembuatannya,dan juga bentuk penyajiannya .Karangan ilmiah mungkin kalian tidak begitu mengerti ,namun apakah kalian tahu tentang “Karya ilmiah” ? Karangan ilmiah dengan Karya ilmiah adalah sama .Karangan ilmiah/Karya ilmiah secara sederhana diartikan Karya tulis yang mempunyai dasar suatu keilmuan ,hasil suatu penelitian/pengamatan. 
i.                 Pengertian Karangan Ilmiah
Terdapat beberapa pengertian tentang  karangan ilmiah. Menurut Brotowidjoyo (195:8-9), “Karya Ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodelogi penulisan yang baik dan benar”. Dan menurut Eko Susilo, M. (1995:11), karangan ilmiah adalah suatu karangan atau tulisan yang diperoleh sesuai dengan sifat keilmuannya dan didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya atau keilmuannya.Selain itu menurut Wikipedia bahasa Indonesia, karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. 
ii.             Ciri-Ciri Karangan Ilmiah
Ciri-ciri karangan ilmiah yaitu adalah sebagai berikut:
a.                 Penyajian yang Sistematis, artinya mengikuti pola pengembangan tertentu
b.                  objektif, artinya pembahasan suatu hasil penelitian  sesuai dengan yang diteliti
c.                 pernyataan  cermat, tepat, dan benar,dan tidak membuat terkaan
d.                  tidak persuasif
e.                  tidak membuatnya tanpa dengan dukungan fakta-fakta yang jelas
f.                   tidak terlalu emotif menonjolkan perasaan
g.                  netral, artinya tidak mengejar keuntungan sendiri atau pihak tertentu
h.                  tidak melebih-lebihkan kata-kata.
iii.          Macam-macam Karangan Ilmiah
Macam-macam karangan ilmiah yaitu:
1.    Makalah, adalah karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif. Makalah menyajikan masalah dengan melalui proses berfikir deduktif atau induktif. Makalah disusun biasanya untuk memenuhi tugas-tugas ujian mata kuliah tertentu atau untuk memberikan saran pemecahan tentang suatu masalah secara ilmiah. Makalah menggunakan bahasa yang lugas dan tegas. Jika dilihat dari bentuknya, makalah adalah bentuk karangan ilmiah yang paling sederhana.
2.    Kertas kerja, seperti haknya makalah, kertas kerja juga merupakan karangan ilmiah yang menyajikan sesuatu berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris dan objektif. Analisis dalam kertas kerja lebih mendalam di bandingkan analisis dalam makalah. Kertas kerja ditulis untuk disajikan dalam suatu seminar atau lokakarya. Jadi, tujuan utanmanya adalah untuk dipresentasikan dalam pertemuan ilmiah.
3.    Skripsi, adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain. Pendapat yang diajukan harus didukung oleh data dan fakta empiris-objektif, baik berdasarkan penelitian langsung (observasi lapangan) maupun penelitian tidak langsung (studi kepustakaan). Biasanya skripsi ditulis untuk melengkapi persyaratan memperoleh gelar sarjana.
4.    Tesis, adalah karya ilmiah yang sifatnya lebih mendalam daripada skripsi. Tesis akan mengungkapkan pengetahuan bari yang diperoleh dari penelitian sendiri. Karya tulis ini akan memperbincangkan pengujian terhadap satu hipotesis atau lebih. Dengan kata lain, tesis adalah karya tulis yang membahas suatu pernyataan atau teori yang didukung oleh sejumlah argument yang dapat dipertanggungjawabkan. Tesis biasanya ditulis untuk melengkapi ujian sarjana strata dua (magister).
5.    Disertasi, adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasarkan data dan fakta yang sahih dengan analisis yang terinci. Dalil yang dikemukakan biasanya dipertahankan oleh penulisnya dari sanggahan-sanggahan senat guru besar atau penguji suatu pendidikan tinggi. Disertasi ini berisi suatu temuan penulis sendiri, yang berupa temuan orisinal. Intinya disertasi adalah karya ilmiah yang mengemukakan satu atau beberapa dalil disertai pembuktian berdasarkan data dan fakta yang diamatinya. Disertasi merupakan karya ilmiah untuk memperoleh gelar doktor.
iv.          Tahap Pembuatan Karangan Ilmiah
Dibawah ini adalah tahap-tahap untuk membuat suatu karangan ilmiah:
a.       Tahap persiapan
Dalam tahap ini biasanya untuk pemilihan permasalahan atau topik yang akan kita bahas ,dan juga pembatasan topik/penentuan judul apa yang akan di bahas,membuat gambaran tentang kerangka karangan dari penyusunan ,menyiapkan pedoman  pendukung .
b.      Tahap pengumpulan data
Tahap ini kita akan mencari bahan keterangan dari referensi yang ada,akan digunakan untuk tema dari suatu karangan ilmiah yang dibuat,serta melakukan pengamatan langsung di pengujian langsung dilapangan.
c.       Tahap pengorganisasian dan pengkonsepan
Tahap ini adalah untuk pengelompokan bahan yang telah kita kumpulkan sesuai jenis,sifat,dan juga bentuk datanya .
d.      Tahap pemeriksaan
Tahap ini bertujuan untuk memeriksa ulang,apakah kurang lengkap apakah ingin diedit lagi?pasti dalam suatu karya ilmiah terdapat suatu data yang dirasa tidak relavan atau tidak cocok dengan pokok bahasan nya .
e.      Tahap penyajian
Karangan ilmiah akan disajikan secara rapi dan juga kebersihan ,serta kata-kata yang dipakai pun dapat dipahami oleh orang lain.tata letak kata perlu dilihat.


Refrensi:
http://lailamaharani.blogspot.com/2012/10/karangan-ilmiah.html
http://girlycious09.wordpress.com/tag/macam-macam-karya-ilmiah/