Selasa, 23 Oktober 2012

Cara Penulisan Blog

Sebelum kita membahas bagaimana cara membuat/penulisan dalam blog yang baik ,kita akan membahas terlebih dahulu apa itu blog?BLOG adalah tempat dimana kita menuliskan apa yang kita tahu,dan apa yang kita suka maupun apa yang kita sedang pikirkan ,dan dituangkan dalam tulisan ,dipublikasikan secara online sehingga orang-orang dapat membaca dan mendapatkan informasi dari apa yang kita tulis di dalamnya .

Untuk menuliskan sebuah tulisan diblog mungkin kalian bisa menggunakan microsoft word yang ada di komputer maupun dilaptop kalian,karena dengan itu akan mempermudah kalian ,menu-menu editor nya lebih banyak dan komplit,bisa kok di copy paste dari itu. Jadi,kan tidak repot. ...:D

Menurut saya ,cara penulisan blog yang baik ya pastinya dengan kata-kata yang sopan ,mudah di mengerti/dipahami semua pembaca.ya bisa dibuat menarik juga ,biar pembaca tidak bosen dalam membaca tulisan yang anda buat,usahakan harus sekreaktif mungkin . ini yang saya tahu,semoga bermanfaat yak buat teman-teman :D :D.

Fungsi Dari Tanda Baca

Untuk kali ini saya akan membahas tentang fungsi dan tanda baca yang sering kita jumpai dalam kalimat atau percakapan sehari-hari,mari kita mulai dari hal yang paling sering dipakai .tanda baca adalah suatu simbol yang digunakan untuk menghubungkan maupun memperjelas ekspresi secara langsung atau tidak langsung.

1.Tanda Titik (.) >> Biasanya dipakai di akhir kalimat,namun ada juga yang dipakai di tengah kata atau kalimat.untuk contohnya kita dapat dilihat dibawah agar lebih dimengerti .

  • Saya akan makan sekarang. (ini ditaruh di akhir kalimat ,jika ingin menambahkan kalimat lain maka harus diberikan jarak )
  • Pk.13.00 (Tanda titik ini digunakan untuk menunjukan waktu ,titik ini digunakan untuk memisahkan antara jam dan menit serta detik)
  • Kristy .N (Tanda titik ini digunakan untuk nama panjang)
  • Yth.Bpk.sudibyo (Tanda titik ini digunakan dalam penggalan pengiriman surat)
  • Dr.(doktor)(digunakan untuk gelar/pangkat/jabatan)
  • Rp.50.000 (digunakan untuk nominal mata uang)
  • Tgl. (digunakan untuk singkatan kata yang dipakai pada umumnya)

  • 2.Tanda titik dua ( : ) >> Suatu tanda baca yang digunakan pada akhir kalimat dan terdapat penguraiannya.

  • Jenis-jenis anjing: chi hua-hua,bulldog,pitbull,dll.
  • Ketua: Amin (ini digunakan untuk pernyataan)
  • 3.Tanda koma (,) >> Tanda ini biasannya digunakan untuk memisahkan kata atau untuk memberikan jarak dari kalimat lain ke kalimat lainnya.

  • Kita akan pergi besok,namun cuacanya tidak memungkinkan. (koma disini digunakan untuk memisahkan kalimat lain dan menghubungkan kalimat lainnya)
  • Rp. 12.000,00 (untuk akhir dalam rupiah )
  • Ow,jadi begitu (ini digunakan pada awal kalimat,untuk suatu pernyataan)
  • Kata mama saya, “Kamu harus pulang cepat.”. ( pada hal ini tanda koma digunakan dalam suatu percakapan)
  • 30,5 (untuk menunjukan angka desimal)
  • Medan,23 Maret 2000 (ini biasa nya digunakan dalam awal surat,dan titik koma diatas menunjukan pemisah antara wilayah dan tanggal pengiriman)
  • 4.Tanda titik koma ( ; ) >> Tanda titik koma ini digunakan untuk memisahkan bagian-bagian kalimat yang setara atau sederajat.

  • Mama sedang mamasak didapur ; papa sedang memotong rumput ;adik sedang belajar di ruang tamu.
  • 5.Tanda seru (!) >> Tanda ini biasanya digunakan untuk menunjukan kemarahan,menyuruh ,atau juga mempertegas.

  • Ambilkan air diatas meja itu! (Menyuruh)
  • Saya sedang sibuk sekarang! (Marah)
  • Hanya karyawan yang boleh masuk! (Memperjelas)
  • 6.Tanda penghubung (-) >> Biasanya digunakan untuk menghubungkan ,mengeja ,atau menyambungkan kata ulang.

  • B-E-L-A-J-A-R (ini digunakan untuk pengejaan kalimat atau kata)
  • Se-indonesia(menyatakan seluruh wilayah indonesia)
  • Kemana-mana( untuk pengulangan)
  • 7.Tanda Tanya( ? ) >> Tanda baca ini digunakan untuk menanyakan sesuatu.

  • Apakah kau sudah makan ?
  • Hari apa sekarang ?
  • Bagaimana keadaan nya sekarang ?
  • 8. Tanda Kutip ( ‘ “) >> Tanda ini digunakan untuk percakapan atau istilah-istilah dalam kalimat atau kata.

  • Kata kakak ,”Tolong sampaikan berita ini kepada yang lain.”
  • 19 maret ’97 (Ini untuk penghilangan tahun)
  • 9.Tanda kurung ( ) >> Tanda ini biasanya digunakan untuk memberi keterangan atau penjelasan.

  • Ini adalah demand(permintaan)kakak yang paling tua.
  • (a).keindahan , (b).kilauan

  • Sekian makna dari tanda baca yang saya uraikan .

    Senin, 18 Juni 2012

    Pengaruh Teknologi terhadap Budaya Organisasi

    Sebelum kita mengetahui apa pengaruh Teknologi terhadap Budaya Organisasi ,hendaknya kita mengetahui apa itu Teknologi.
    Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk di antaranyamesin cetak, telepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala global. Teknologi, paling luas, dapat didefinisikan sebagai entitas, benda maupun takbenda, yang diciptakan secara terpadu melalui perbuatan dan pemikiran untuk mencapai suatu nilai. Dalam penggunaan ini, teknologi merujuk pada alat dan mesin yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah di dunia nyata.
    Budaya organisasi adalah sebuah sistem makna bersama yang dianut oleh para anggota yang membedakan suatu organisasi dari organisasi-organisasi lainnya. Sistem makna bersama ini adalah sekumpulan karakteristik kunci yang dijunjung tinggi oleh organisasi. Budaya organisasi adalah suatu sikap deskriptif, bukan seperti kepuasan kerja yang lebih bersifat evaluatif. Budaya Organisasi adalah sebuah pola asumsi dasar yang diciptakan, ditemukan atau dikembangkan oleh suatu kelompok tertentu sebagai landasan dalam berperilaku dalam organisasi. Dimana akan diturunkan kepada anggota baru sebagai cara bagaimana melihat, berpikir, dan merasa dalam organisasi.
    Fungsi-fungsi budaya:
    Batas
    Budaya berperan sebagai penentu batas-batas; artinya, budaya menciptakan perbedaan atau yang membuat unik suatu organisasi dan membedakannya dengan organisasi lainnya.
    Identitas
    Budaya memuat rasa identitas suatu organisasi.
    Komitmen
    Budaya memfasilitasi lahirnya komitmen terhadap sesuatu yang lebih besar daripada kepentingan individu.
    Stabilitas
    Budaya meningkatkan stabilitas sistem sosial karena budaya adalah perekat sosial yang membantu menyatukan organisasi dengan cara menyediakan standar mengenai apa yang sebaiknya dikatakan dan dilakukan individu.
    Pembentuk sikap dan perilaku
    Budaya bertindak sebagai mekanisme alasan yang masuk akal (sense-making) serta kendali yang menuntun dan membentuk sikap dan perilaku individu.
    Teknologi terhadap kreatifitas individu dan team
    Kreativitas merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, yaitu kebutuhan akan perwujudan diri (aktualisasi diri) dan merupakan kebutuhan paling tinggi bagi manusia (Maslow, dalam Munandar, 2009). Pada dasarnya, setiap orang dilahirkan di dunia dengan memiliki potensi kreatif. Kreativitas dapat diidentifikasi (ditemukenali) dan dipupuk melalui pendidikan yang tepat (Munandar, 2009).
    referensi:
    http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi
    Read Bain, "Technology and State Government," American Sociological Review 2
    (December 1937): 860. http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya_organisasi
    www.gunadarma.ac.id/library/articles/.../Artikel_92206033.pdf
    http://insearch.unibi.ac.id/jurnal/2012/02/12/47/detail/teknologi_informasi_dan_komunikasi_inovasi_bagi_dunia_pendidikan

    Minggu, 03 Juni 2012

    Kelompok Dalam Organisasi

    Peranan individu dalam kelompok
    Manusia adalah salah satu dimensi penting dalam Kelompok. Kinerja Kelompok sangat tergantung pada kinerja individu yang ada di dalamnya. Seluruh pekerjaan dalam Kelompok itu, individulah yang menentukan keberhasilannya. Sehingga berbagai upaya meningkatkan produktivitas kelompoknya harus dimulai dari perbaikan produktivitas individunya. Oleh karena itu, pemahaman tentang perilaku kelompok menjadi sangat penting dalam rangka meningkatkan kinerjanya.Peran itu sendiri adalah suatu perilaku yang diharapkan dari seseorang yang mempunyai posisi tertentu. Sedangkan kedudukan adalah posisi seseorang dalam kelompok. Mengingat setiap individu mempunyai kepentingan yang beragam,maka setiap individu mempunyai kepentingan yang beragam,maka setiap individu dapat berstatus dan berperan di beberapa kelompok sesuai dengan kepentingan yang harus dijalankannya . Setiap individu harus berperilaku atau berperan sesuai dengan kedudukannya agar ia dapat diterima dan diakui keberadaanya. Karena setiap organisasi mempunyai aturan sendiri,maka sanksi yang diberikan oleh setiap organisasi kepada anggota yang melanggar pun berbeda pula. Sanksi ini bertujuan menjjaga keutuhan,keseimbangan,kestabilan kelompoknya sehingga tujuan kelompok dapat tercapai.
    Jenis kelompok (Formal dan Tidak FormaL)
    • Kelompok Formal
    Kelompok formal(resmi) adalah suatu kelompok dimana suatu keputusan yang dipimpin oleh seorang indivdu , dimana guna untuk mencapai tujuan tertentu ,tujuan kelompok/organisasi yang bersifat resmi (mempunyai suatu nilai lebih ), dalam hal ini saya mengambil Contoh yang paling mudah adalah OSIS .
    • Kelompok NonFormal
    Kelompok NonformaL (Tidak resmi) adalah suatu kelompok dimana muncul dari upaya individu itu sendiri dan keputusan diambil secara bersama serta mempunyai suatu proses interaksi .contoh alami adalah ARISAN ,kelompok belajar.
    C. Pengalaman dalam kelompok
    Pengalaman yang saya ambil untuk kali ini adalah pengalaman saat ada tugas kelompok dari sekolah . pada saat ini kita dituntut untuk saling bekerja sama dan aktif memberikan suatu pendapat maupun masukan untuk menambahkan materi yang akan di bahas .kita bersama-sama mencari materi yang akan di bahas ,interaksi dan perdebatan antar individu pun akan terjadi saat kita mengrjakan tugas tersebut ,namun dengan itu kita dapat belajar tentang karakter masing-masing individu ,dan mendapatkan hasil yang terbaik , setalah mendapatkan semua nya .maka keputusan akan di ambil secara bersama-sama dan dijadikan suatu hasil yang memuaskan .. ^^
    Referensi :
    http://www.jakartaconsulting.com/art-09-05.htm
    http://psikologikelompok-widiakomalasari.blogspot.com/2010/10/peran-individu-dalam-masyarakat.html
    http://www.imadiklus.com/2009/06/peran-organisasi-dalam-mempengaruhi-tingkah-laku-anggotanya.html
    http://id.wikipedia.org/wiki/Dinamika_kelompok
    Perilaku Organisasi,setot imam wahjono,2010.
    Luthans F, “Organizational Behavior”, Mc Graw Hill, Singapore; 1981
    Robbins, SP, “Organizational Behaviour”, Prentice Hall, Siding, 1979.

    Jumat, 27 April 2012

    TEORI PENGAMBILAN KEPUTUSAN

    Pengambilan keputusan adalah suatu hasil atau keluaran dari proses mental atau kognitif yang membawa pada pemilihan suatu jalur tindakan di antara beberapa alternatif yang tersedia. Setiap proses pengambilan keputusan selalu menghasilkan satu pilihan final.dalam semua yang kita jalani,itu juga diperlukan suatu pengambilan keputusan ,baik langsung maupun tidak langsung .
    Latar Belakang Pengambilan Keputusan
    Pengambilan keputusan dengan memperhatikan organisasi, perorangan, dan kelompok perorangan yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan dinyatakan dalam teori sistem. Dalam teori ini, suatu sistem merupakan suatu set elemen-elemen atau komponen yang tergabung bersama berdasarkan suatu bentuk hubungan tertentu. Komponen-komponen itu satu sama lain saling terkait dan membentuk suatu kesatuan yang utuh. Tingkah laku suatu organisasi sangat tergantung pada tingkah laku komponen-komponennya dan hubungan antar komponen. contoh suatu perusahaan sebagai suatu organisasi yang akan mencapai tujuan, misalnya jumlah penjualan maksimal (maximum revenue). Setiap pimpinan sub-unit harus mengambil keputusan guna menunjang pencapaian tersebut. Informasi utama yang diperlukan adalah besarnya jumlah permintaan produk yang akan diproduksi berdasarkan ramalan penjualan. Berdasarkan ramalan penjualan di waktu akan datang, direktur produksi memutuskan untuk memproduksi (melalui perencanaan) sejumlah yang diminta agar tidak terjadi produksi berlebihan (over production) atau produksi rendah (under production). Setelah diketahui jumlah unit yang akan diproduksi, dapat diputuskan dengan tepat berapa jumlah bahan mentah yang harus dibeli, berapa buah mesin yang diperlukan, berapa jumlah tenaga kerja yang diperlukan,berapa jumlah dana yang dibutuhkan dan berapa jumlah dana yang perlu dipinjam dari bank. Jadi, sub-sub elemen yang terkait dengan produksi tidak boleh seenaknya membuat keputusan tentang jumlah unit yang diproduksi, jumlah bahan mentah yang harus dibeli, dan sebagainya. Semua keputusan yang dibuat oleh masing-masing kepala subunit harus terkait satu sama lain, agar tujuan dapat tercapai.
    Dalam pengambilan keputusan terdapat juga jenis-jenis pengambilan keputusan,yakni keputusan terprogram/terencana dan tidak terprogram/tidak direncanakan.
    KEPUTUSAN TERPROGRAM keputusan yang bersifat rutin dan dilakukan terus menerus sehingga dapat dikembangkan suatu prosedur tertentu ,sebagai contohnya Di universitas keputusan yang diprogram misalnya keputusan tentang pengisian KRS, penyelenggaraan kegiatan Ujian Akhir Semester, kegiatan wisuda, dan lain sebagainya (Gitosudarmo, 1997).
    Sedangkan ,KEPUTUSAN TIDAK TERPROGRAM keputusan baru, tidak terstrutur dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. Tidak dapat dikembangkan prosedur tertentu untuk menangani suatu masalah, apakah karena permasalahannya belum pernah terjadi atau karena permasalahannya sangat kompleks dan penting.
    Pada pengambilan keputusan Lingkungan situasi keputusan terbagi 2 yaitu : Lingkungan eksternal dan internal .
    Eksternal terdiri dari, sosial ,budaya,ekonomi,politik,alam,pembatasan,Quota. Sedangkan Internal terdiri dari ,mutu barang yang rendah ,kurangnya promosi,pelayanan konsumen yang tidak memuaskan,dan juga agen yang tidak profresional .
    refrensi :
    http://hendriansdiamond.blogspot.com/2012/01/nilai-nilai-dan-jenis-jenis-pengambilan.html
    id.wikipedia.org/wiki/Pengambilan_keputusan
    http://mazda4education.wordpress.com/2010/11/07/teknik-pengambilan-keputusan/
    buku Pokok-Pokok Materi Teori Pengambilan Keputusan,Oleh M. Iqbal Hasan tahun 2002,penerbit Ghalia indonesia.
    buku Teknik Pengambilan Keputusan , oleh J. Supranto.

    Jumat, 02 Maret 2012

    * Peranan Staff Dalam Organisasi *

    PERANAN STAFF DALAM SUATU ORGANISASI

    Staff itu sendiri adalah individu(perorangan) atau kelomok dalam struktur organisasi yang berfungsi memberikan saran dan pelayanan kepada fungsi Lini.lini itu sendiri adalah tanggung jawab langsung agar tercapainya tujuan tertentu. karyawan lini lebih penting karena tugas meraka yang utama melaksanakan aktivitas penting untuk merealisasi tujuan. Terkadang dianggap bahwa tanpa karyawan staff tujuan dapat juga dijalankan. Pandangan ini terutama dalam organisasi modern kurang tepat, walaupun sifat aktivitas karyawan staff sebagai penunjang kegiatan yang dilakukan olah karyawan lini, akan tetapi peranan mereka dalam menciptakan efektivitas dan efisiensi sangat penting. Dengan bantuan karyawan staff ,organisasi dapat menggunakan resources yang dimiliki perusahaan secara maksimal, karena mereka dapat melihat berbagai kemungkinan, pendidikan dan pengalaman mereka memungkinkan memilih kesempatan yang terbaik.
    Sering kurang disadari bahwa tugas utama dari seorang pemimpin adalah mengambil keputusan. Segala sesuatu yang terjadi dalam organisasi sebaiknya adalah karena diputuskan demikian bukan karena secara kebetulan terjadi. Keputusan-koputusan yang diambil oleh berbagai eselon pemimpin dalam organisasi tentu mempunyai bobot yang berbeda-beda pula. Semakin tinggi kedudukan seseorang dalam organisasi maka semakin besar keputusan yang diambilnya meskipun sering bobot dari keputusan tersebut bersifat umum dan kualitatif.
    Ada dua tipe staff,yaitu :
    1.staf pribadi( personal staf )
    Staff pribadi dibentuk untuk memberikan masukkan saran serta bantuan dan sebuah jasa kepada manajer.staff pribadi juga disebut dengan asisten .
    2.staff spesialis
    Pada staff ini untuk memberikan saran ,konsultasi,batuan, dan melayani seluruh lini dan unsur organisasi.betanggung jawab ke tingakatan-tingkatan organisasi yang bermacam-macam sperti tingkat divisi,tingkatan bagian,ataupu tingkatan cabang yang berdiri sendiri .
    Tugas-tugas yang dapat diberikan kapada karyawan staff antara lain adalah sebagai berikut :
    • Mengumpulkan data (fakta)
    • Menginterpretasikan data (fakta)
    • Mengusulkan alternatif tindakan
    • Mendiskusikan rencana-rencana yang sedang dipikirkan dengan berbagai hak dan memperoleh kesepakatan mereka atau memperoleh alasan mengapa rencana tersebut ditolak.
    • Mempersiapkan instruksi-instruksi tertulis dan dokumon-dokumen lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang merupakan realisasi dari rencana yang telah ditetapkan.
    • Mengamati kegiatan-kegiatan operasional dan kondisi-kondisi yang dihadapi untuk rnengadakan apakah instruksi-instruksi telah dijalankan dengan baik dan apakah instruksi tersebut menghambat atau mempelancar proses pencapaian tujuan.
    • Mengusahakan pertukaran informasi antara para petugas-petugas oporasional mongenai pelaksanaan untuk meningkatkan kegiatan-kegiatan koordinasi.
    • Meberikan infrmasi dan nasihat kepada petugas-petugas oporasional mengenai pelaksanaan tugasâ-tugas yang telah didelegasikan kepada mereka.
    Dari peranan staff sebagaimana telah dikemukakan dapat diketahui bahwa staff adalah hal yang diinginkan apabila :
    • Keterbatasan kemampuan pimpinan untuk melaksanakan tugas-tugas secara baik. Keterbatasan ini melingkupi ketarbatasan waktu, energi, pengetahuan, perhatian, pandangan dan sebagainya.Tugas-tugas yang harus dijalankan belum dapat didelagasikan kepada bawahan, dapat disebabkan: (1) bawahan belum mempunyai kemampuan (2) secara efektif dan efisien lebih tepat wewenang tersebut diberikan kepada spesialist.

    REFERNSI TUGAS:
    digilib.usu.ac.id/download/fe/manajemen-friska.pdf
    fotocopyan dari tugas matakuliah SIM 1

    PERBEDAAN WEWENANG DAN KEKUASAAN **

    Perbedaan kekuasaan dan wewenang
    Kekuasaan dan wewenang adalah suatu hal yang sama ,namun bila kita mengetahui masing-masing arti nya barulah kita dapat mengetahui perbedaan antara kekuasaan dan wewenang .
    Wewenang adalah hak untuk memduduki jabatan sementara ,memerintah orang lain yang di berikan dari atasan kepada bawahan nya untuk mencapai tujuan tertentu.tanpa adanya wewenang ,perusahaan tidak dapat menjalankan secara maksimal .
    Sedangkan , kekuasaan adalah kemampuan untuk melakukan hal tersebut,untuk mempengaruhi orang lain/kelompok dari suatu kejadian.kekuasaan jika tidak diseimbangi dengan wewanang ataupun sebaliknya maka tidak akan berjalan secara maksimal dan dapat membyebabkan suatu konflik dalam organisasi.
    KEKUASAAN “
    Bahasan tentang kekuasaan
    Bentuk-Bentuk kekuasaan:

    1. Pertama kekuasaan pribadi, kekuasaan yang didapat dari para pengikut dan didasarkan
    pada seberapa besar pengikut mengagumi, respek dan terikat pada pemimpin.

    2. Kedua kekuasaan posisi, kekuasaan yang didapat dari wewenang formal organisasi.
    5 sumber kekuasaan menurut John Brench
    dan Bertram Raven, yaitu :

    1. Kekuasaan menghargai (reward power)
    Kekuasaan yang didasarkan pada kemampuan seseorang pemberi pengaruh untuk memberi
    penghargaan pada orang lain yang dipengaruhi untuk melaksanakan perintah. (bonus sampai
    senioritas atau persahabatan)

    2. Kekuasaan memaksa (coercive power)
    Kekuasaan berdasarkan pada kemampuan orang untuk menghukum orang yang dipengaruhi
    kalau tidak memenuhi perintah atau persyaratan. (teguran sampai hukuman).

    3. Kekuasaan sah (legitimate power)
    Kekuasaan formal yang diperoleh berdasarkan hukum atau aturan yang timbul dari pengakuan
    seseorang yang dipengaruhi bahwa pemberi pengaruh berhak menggunakan pengaruh
    sampai pada batas tertentu.

    4. Kekuasaan keahlian (expert power)
    Kekuasaan yang didasarkan pada persepsi atau keyakinan bahwa pemberi pengaruh
    mempunyai keahlian relevan atau pengetahuan khusus yang tidak dimiliki oleh orang yang
    dipengaruhi. (professional atau tenaga ahli).
    5. Kekuasaan rujukan (referent power)Kekuasaan yang dimiliki oleh seseorang atau kelompok yang didasarkan pada indentifikasi pemberi pengaruh yang menjadi contoh atau panutan bagi yang dipengaruhi. (karisma,keberanian, simpatik dan lain-lain).
    Kekuasaan menjadi mudah terlembaga, tetapi bagi mereka yang dipercaya orang lain,
    memiliki kekuasaan kelihatannya lebih mudah untuk mempengaruhi orang lain. Arti Kunci Kekuasaan (Rosabeth Moss Kanter) :

    1. Aktivitas luar biasa, membuat perubahan, menempati suatu posisi atau berhasil mengambil
    resiko yang besar akan mendorong kepemilikan kekuasaan.

    2. Visibilitas, menjadi dikenal atau memperoleh kesempatan diperkenalkan dengan pemegang
    kekuasaan akan mendorong kesuksesan menggunakan kekuasaan yang dimiliki.

    3. Relevansi, memiliki kekuasaan yang berhasil berarti mampu meyelesaikan masalah
    organisasi yang otentik atau akurat.

    4. Sponsor, mempunyai sponsor atau mentor- seseorang memberi nasehat kepada anda
    mengenai cara agar behasil dalam organisasi- dapat menjadi sumber kekuasan informal,
    terutama bila sponsor menikmati kekuasaan yang cukup besar

    wewenang
    bahasan tentang wewenang
    dua pandangan yang menjelaskan wewenang formal (resmi):

    1. Pandangan klasik (classical view)
    Wewenang datang dari tingkat paling atas, kemudian secara bertahap diturunkan ke tingkat
    yang lebih bawah

    2. Pandangan penerimaan (acceptance view)
    Sudut pandang wewenang adalah penerima perintah, bukannya pemberi perintah.
    Pandangan ini dimulai dengan pengamatan bahwa tidak semua perintah dipatuhi oleh
    penerima perintah. Penerima perintah akan menentukan apakah akan menerima perintah
    atau tidak.
    Wewenang Lini, Staff dan Fungsional
    Wewenang Lini
    Dimiliki oleh manajer lini yang mengambil keputusan untuk mencapai tujuan organisasi secara
    langsung. Dalam bagan organisasi, wewenang lini digambarkan oleh garis yang menghubungkan
    manajemen puncak sampai ke manajemen tingkat bawah.

    Wewenang Staff
    Dilakukan oleh orang atau kelompok orang yang memberikan jasa atau nasehat kepada manajer
    lini. Staff ahli biasannya merupaka istilah yang menggambarkan posisi tersebut. Staff ahli
    memberikan nasehat berdasarkan keahlian, pengalamana, atau riset dan analisis yang diperlukan,termasuk bantuan pelaksanaan kebijakan, monitor, dan pengendalian.
    Wewenang Fungsional
    Kadang organisasi mempunyai manajer atau departemen yang mempunyai wewenang fungsional.
    fungsi keuangan dan akuntansi sering diberikan wewenang fungsional.

    REFERENSI TUGAS :
    viyan.staff.gunadarma.ac.id/
    www.scribd.com/doc/26302222/Kekuasaan-Dan-Wewenang